GSM atau Global System for Mobile Communications merupakan
teknologi digital yang bekerja dengan mengirimkan paket data berdasarkan waktu,
atau yang lebih dikenal dengan istilah timeslot. GSM sendiri merupakan
turunan dari teknologi Time Division Multiple Access (TDMA). Teknologi
TDMA ini mengirimkan data berdasarkan satuan yang terbagi atas waktu, artinya
sebuah paket data GSM akan dibagi menjadi beberapa time slot.
Timeslot inilah yang akan digunakan oleh pengguna jaringan GSM secara
ternporer (sementara). Maksud dan digunakannya timeslot secara temporer adalah
timeslot tersebut akan dimonopoli oleh pengguna selama mereka gunakan, terlepas
dan mereka sedang aktif berbicara atau sedang idle (diam).

Dari gambaran di atas terlihat jelas bahwa sistem GSM tidak mengizinkan
penggunaan ponsel jika sistemnya sudah penuh (saat seluruh armada taksi sudah
disewa, maka tidak ada lagi taksi kosong untuk disewa penumpang baru). Inilah
yang membuat pengguna akan mendengar nada sibuk dari ponselnya saat hendak
melakukan panggilan keluar (outgoing call). Namun, prinsip yang digunakan oleh
GSM juga memiliki kelebihan. Teorinya, timeslot dedicated yang disediakan ini
menjamin penggunanya bisa mendapatkan kualitas layanan komunikasi yang lebih
konstan, tidak naik turun.
Kekurangannya adalah ketika jaringan GSM sudah penuh, maka pemilik ponsel
biasanya akan mengalami kesulitan untuk melakukan panggilan atau bahkan
menerima panggilan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya timeslot kosong yang
bisa digunakan. Kembali ke analogi di awal pembahasan: jika semua armada taksi
sudah disewa, Anda tidak akan mendapatkan taksi kosong.
Begitulah gambaran apa yang di namakan teknologi GSM ,yang kita gunakan sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar